ASN Disuruh Netral, Presiden Saja Memihak, Presiden Bisa Saja Menyuruh ASN untuk Menghambat Kampanye AMIN
Oleh FDT, 9 Okt 2023
Pemerintah mengeluarkan peraturan bahwa ASN harus netral, tetapi Presiden Joko Widodo tidak netral, malahan ikut cawe-cawe ingin mengatur capres cawapres, demi untuk kelanggengan anak anak, mantu dan iparnya.
Belum apa-apa, mobil dinas sudah dipasang stiker untk memilih ganjar, bagaiman Bawaslu? BK 1064 O
Istilah cawe-cawe Presiden Joko Widodo, untuk orang awam, artinya akan berbuat curang. Nanti kita lihat setelah capres dan cawapres semua pasangan lengkap, tingkat kecurangannya akan bagaimana? Jika Ganjar dengan Mahfud MD dan Prabowo dengan Gibran, kemanakah cawe-cawe Presiden Joko Widodo?
Menurut kabar, pengumuman batas umur untuk menjadi cawapres setelah tanggal 15 Oktober 2023, hal itu menunjukkan waktu pengumuman capres cawapres yang mepet dengan pendaftaran. Jika PDI Perjuangan lebih dahulu mendeklarasikan Capres dan Cawapresnya, maka Mahkamah Konstitusi dengan mudahnya mengeluarkan batas umur cawapres untuk Gibran, yaitu boleh berumur 35 tahun. Joko Widodo sangat menunggu PDI Perjuangan untuk segera mengumumkan capres dan cawapresnya, karena sebagai partai politik, tidak mungkin untuk membatalkan pengajuan pasangan didepan rakyat. Sehingga memudahkan untuk memasukkan Gibran menjadi cawapres Prabowo Subianto.
Jika kejadian Prabowo-Gibran, maka Joko Widodo adalah presiden yang tidak tahu malu. Terlihat sekali manuver politik untuk melanggengkan kekuasaan. Prabowo berumur 74 tahun, Gibran 35 tahun, dalam 5 tahun Prabowo berumu 79 tahun, rasanya sudah terlalu uzur untuk menjadi presiden. Jika terjadi apa-apa, yang menggantikannya adalah wakil presiden.
Apakah ASN tetap disuruh netral atau disuruh memihak keinginan presiden? Kita lihat saja nanti.
Artikel Terkait
Artikel Lainnya