rajabacklink
5 Resiko Berbahaya Yang Perlu Kamu Tahu Jika Kamu Termasuk Orang Yang Malas Bergerak

5 Resiko Berbahaya Yang Perlu Kamu Tahu Jika Kamu Termasuk Orang Yang Malas Bergerak

8 Jun 2020
255x
Ditulis oleh : FDT

Kamu pernah dengar istilah Sedentary lifestyle? Gaya hidup yang satu ini mungkin namanya kurang begitu familiar tetapi ternyata banyak sekali tanpa sadar melakukannya. Sedentary lifestyle adalah gaya hidup yang tidak aktif atau tidak banyak bergerak dan terlalu banyak dihabiskan dengan duduk atau berdiam diri saja. Tanpa disadari pasti banyak diantara kita yang menjalani gaya hidup bermalas-malasan seperti ini, baik dirumah maupun di kantor.

Gaya hidup yang tidak banyak bergerak adalah gaya hidup dengan sedikit atau tanpa aktivitas fisik. Seseorang yang menghabiskan sepanjang harinya hanya dengan duduk atau berbaring sambil melakukan kegiatan membaca, hanya menonton televisi, bermain ponsel, atau berkutat dengan komputer sepanjang hari berpotensi menderita penyakit yang parah hingga kematian. Penyakit yang mematikan dan sekarang ini meningkat dan disebabkan oleh sedentary lifestyle adalah stroke, jantung, dan diabetes. Tidak hanya itu banyak sekali efek negatif lainnya dari gaya hidup tidak aktif ini seperti depresi dan tekanan perasaan.

Dalam sebuah penelitan bahwa seseorang yang duduk selama lebih dari 6 jam sehari di tempat kerja 90% lebih muungkin merasakan tekanan psikologis, seperti merasa gelisah, gugup, putus asa bahkan lelah. Selain itu perilaku menetap lainnya seperti bermain game elektronik atau menonton televisi dapat meningkatkan resiko kegelisahan karena ketika tubuh tidak bergerak maka tubuh tidak mampu menghasilkan hormon endorfin yang dapat meningkatkan suasana hati.

Bagaimanakan cara mengatasi sedentary lifestye? khususnya bagi mereka pekerja kantoran?

Caranya mudah kok, bagi mereka yang bekerja dan banyak menghabiskan waktu untuk duduk di depan komputer seharian, susunlah jadwal rutin untuk melakukan peregangan otot badan. Cobalah untuk sekedar berdiri setiap 30 menit, berjalan ke toilet atau melakukan peregangan otot. Hal ini sangatlah penting untuk menghindari otot yang menjadi kaku. Pada saat otot menjadi kaku, maka kemampuan kita untuk bergerak menjadi sangat terbatas.

Kamu mungkin sering merasa tubuh tidak kuat untuk melakukan sebuah aktivitas yang cukup berat, kemudian kamu mengambil kesimpulan bahwa hal tersebut dikarenakan usia yang bertambah. Padahal bukan itu penyebabnya, tubuh yang tidak mampu melakukan aktivitas fisik berat disebabkan oleh otot yang kaku dan tidak terbiasa melakukannya.

Berikut ini berbagai resiko yang harus kamu ketahui dan perhatikan jika kamu termasuk orang yang malas bergerak.

  • Meningkatkan resiko stroke dan serangan jantung

Dalam studi yang dilakukan oleh Aerobics Research di Amerika Serikat, menunjukkan bahwa aktivitas fisik mampu mengurangi risiko stroke pada pria hingga sebesar 60%. Dan dalam penelitian lain yang dikeluarkan Nurses Health Study membuktikan bahwa wanita yang banyak bergerak atau beraktivitas fisik memiliki peluang terhindar dari stroke dan serangan jantung sebesar 50%. oleh karena itu bagi Anda yang terlalu sering duduk bekerja atau bermalas-malasan di depan layar komputer memiliki risiko cukup besar mengalami stroke.

  • Gangguan fungsi otak

Kurangnya aktivitas fisik menyebabkan fungsi otak menurun. Aktivitas fisik mampu merangsang aliran darah yang penuh oksigen menuju otak dan memperbaiki sel dan jaringan otak yang mulai rusak. Dengan berolahraga dan bergerak juga akan menumbuhkan berbagai sel saraf baru dalam otak. Hal ini membuat daya ingat semakin kuat dan tajam

  • Memicu meningkatnya kadar gula dalam darah

Kalau kamu menghabiskanwaktu seharian dengan duduk dan tiduran, maka kamu berisiko mengalami faktor penyebab diabetes. Karena kondisi ini menyebabkan meningkatnya kadar gula dalam darah sehingga peluang kamu terserang diabetes meningkat. Terlebih sambil duduk atau tiduran, orang-orang cenderung mencari camilan yang kurang sehat, seperti permen, es krim, cokelat atau minuman kemasan yang mengandung gula yang sangat tinggi.

  • Menurunkan Konsentrasi

Pada saat kamu bekerja sambil duduk, maka tulang belakang kamu akan jadi tegang karena terlalu lama membungkuk. Sehingga paru-paru kamu tidak akan mendapatkan cukup ruang untuk mengembang cukup besar. Apabila paru-paru kamu terhimpit, maka seluruh tubuh kamu akan menerima oksigen lebih sedikit. Sedikitnya oksigen yang diterima otak dapat menyebabkan turunnya konsentrasi, sehingga bekerja pun jadi lebih sulit jika kamu tidak fokus.

  • Memicu Osteoporosis

Tulang dan otot kamu harus setiap hari dilatih agar tetap sehat dan kuat. Kebiasaan malas gerak akan membuat kamu kehilangan massa otot. Kepadatan tulang juga akan berkurang drastis. Apabila dibiarkan, kondisi tersebut akan menyebabkan pada osteoporosis. Dan akibatnya melakukan aktivitas rutin sehari-haripun akan menjadi sulit karena kamu cepat lelah dan semakin lemas.

Gaya hidup tidak aktif ini tidak hanya berbahaya bagi orang dewasa saja tetapi juga berbahaya bagi anak-anak yang kurang banyak bergerak. Mereka yang belum banyak memiliki aktivitas akan lebih memilih menghabiskan waktu untuk membaca buku atau bermain gadget. Nah mulai sekarang biasakan untuk selalu rutin memperbanyak gerak tubuh agar terhindar dari risiko penyakit yang berbahaya.  

Baca Juga:
Tips Memilih Jasa Sewa Hiace Murah dan Terpercaya Malang

Tips Memilih Jasa Sewa Hiace Murah dan Terpercaya Malang

Pariwisata      

11 Sep 2020 | 131


Berwisata bersama rombongan teman atau keluarga dengan aman dan menyenangkan tetapi tetap hemat biaya di Malang, sewa hiace Malang solusinya. Karena mobil hiace adalah mobil minibus terbaik ...

Tips Merawat Tas Kesayangan Agar Tetap Awet

Tips Merawat Tas Kesayangan Agar Tetap Awet

Tips      

11 Jul 2019 | 803


Tas yang menarik dan unik akan menambah kesempurnaan penampilan Anda. Tidak mengherankan jika banyak wanita yang hobi mengoleksi tas. Dan tentu saja untuk yang gemar mengoleksi tas perlu ...

GoFood & GrabFood Sediakan Pengiriman Makanan tanpa Kontak di Tengah Penyebaran COVID-19

GoFood & GrabFood Sediakan Pengiriman Makanan tanpa Kontak di Tengah Penyebaran COVID-19

Kuliner      

21 Maret 2020 | 343


Di tengah penyebaran COVID-19, penyedia layanan Gojek dan Grab telah menerapkan layanan pengiriman makanan tanpa kontak untuk menghindari penularan virus Corona dari manusia ke ...

Dwi Larso Calon Kuat Rektor ITB

Dwi Larso Calon Kuat Rektor ITB

Nasional      

3 Okt 2019 | 427


Dwi Larso Calon Kuat Rektor ITB - Institut Teknologi Bandung (ITB) mengeluarkan daftar calon rektor, dari 34 orang pendaftar menjadi 30 orang  periode 2020-2025. Mereka berasal ...

Cara Merawat Kulit Kering Dan Sensitif

Cara Merawat Kulit Kering Dan Sensitif

Kecantikan      

23 Sep 2019 | 418


Cara Merawat Kulit Kering Dan Sensitif - Apakah Anda pernah merasakan tanda kulit bermasalah setelah menggunakan produk-produk kecantikan? Jika iya, bisa jadi tipe kulit Anda ...

Tips Tampil Gaya saat Liburan dengan Hijab Syari

Tips Tampil Gaya saat Liburan dengan Hijab Syari

     

8 Feb 2020 | 346


Banyak orang mengira bahwa busana syari hanya cocok untuk acara yang mungkin bersifat formal saja. Hal ini karena busana syari yang identik dengan pemakaian dress dan juga jilbab dengan ...

Copyright © KabarMingguan.com 2020 - All rights reserved