

Berita tentang kasus korupsi bansos covid sepertinya mulai meredup, karena adanya kasus penembakan 6 laskar FPI tidak lama setelah Menteri Sosial dijadikan tersangka oleh KPK. Apakah ini memang skenario mereka untuk mengalihkan isu pemberitaan tentang korupsi dana bansos oleh Menteri Sosial yang berasal dari kader PDIP?
Kalau fokus kita beralih ke penembakan 6 orang, itu artinya kita menari mengikuti gendang yang ditabuh rezim. Penembakan fpi sampai 6 orang meninggal, sepertinya adalah upaya pengalihan isu korupsi mensos yang berasal dari PDIP.
Kasus korupsi ini hanya 3 harian saja sebelum dimulainya pilkada serentak. Mereka (PDIP) sepertinya takut kandidat bupati, walikota atau gubernur yang diusung akan kalah gara-gara ramainya pembicaraan korupsi. Karena kasus ini bukan sembarang korupsi tapi ini korupsi bantuan sosial masyarakat yang saat ini sedang kesulitan hidupnya karena imbas covid-19.

Kita ramaikan kasus korupsi ini lagi agar publik tidak terkecoh oleh pengalihan isu lain. Karena semua kasus korupsi yang berhubungan dengan partai tersebut biasanya akan lama sekali prosesnya, bahkan hukumannya pun selalu terasa sangat ringan tidak sesuai dengan perbuatannya yang telah sangat merugikan rakyat bahkan negara.

Kasus penembakan 6 laskar FPI juga pun jangan sampai luput dari pengawasan, karena itu merupakan kasus pelanggaran HAM yang sangat berat. Jadi keduanya harus tetap dipantau sampai dimana kasusnya dan bagaimana proses hukumnya.
Mantan Menteri Sosial Juliari P Batubara yang kini berstatus tersangka, disebut KPK diduga ’menilap’ Rp 10 ribu per paket bansos Covid-19, yang nilainya Rp 300 ribu per paket. Namun, Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) , Boyamin Saiman, menduga fee yang didapat Mensos Juliari bisa sampai Rp33 ribu. Dengan rincian yang dikorup dari barang senilai Rp 28 ribu, dan dari goody bag juga dikorupsi sekitar Rp 5.000.
Dari fee Rp 10 ribu per paket itu, total akumulasi dana korupsi yang dinikmati Juliari diduga mencapai Rp 17 miliar.
Sementara Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) punya perhitungan lain. Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, menduga fee yang didapat Juliari lebih dari Rp 10 ribu per paket seperti yang disebut KPK.
”Kalau berapa kira-kira gambarannya per paket yang dikorupsi, dugaannya dari hitung-hitunganku adalah Rp 28 ribu ditambah Rp 5.000 adalah Rp 33 ribu,” kata Boyamin di Jakarta, Kamis (10/12/2020). Boyamin pun menjelaskan rincian dana yang dianggarkan semula Rp 300 ribu per paket bansos hingga diduga dikorupsi lebih dari Rp 10 ribu.
Menurutnya, dugaan itu dia dapatkan dari survei harga barang yang beredar di pasaran.
”Jadi anggaran kan Rp 300 ribu, terus dipotong Rp 15 ribu untuk transpor, Rp 15 ribu untuk tas goody bag. Jadi seakan-akan pemborong mendapatkan Rp 270 ribu.
Lalu sampai dimanakah kasus korupsi dana bansos yang dilakukan oleh menteri sosial ini, mari kita pantau terus kasusnya. Jangan sampai seperti kasus korupsi yang menimpa kader PDIP lainnya yang sampai saat ini masih buron dan belum diketahui keberadaannya.
Tantangan Internet Marketing 2026 dan Solusi Efektif dengan Tools Online Marketing
19 Des 2025 | 35
Memasuki tahun 2026, dunia internet marketing menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks dan kompetitif. Perkembangan teknologi yang cepat, perubahan algoritma mesin pencari, serta ...
Apakah Mesin Pencari Bisa Memanipulasi Hasil Pencarian? Studi Kasus Google dan Bing
23 Maret 2025 | 142
Mesin pencari telah menjadi alat yang penting dalam kehidupan sehari-hari, membantu pengguna menemukan informasi yang mereka butuhkan hanya dengan beberapa klik. Namun, pertanyaan yang ...
500 Subscriber Berapa Rupiah? Begini Perhitungannya!
12 Maret 2025 | 183
Bagi para YouTuber pemula, mendapatkan subscriber adalah salah satu tujuan utama yang perlu dicapai. Subscriber yang banyak tidak hanya bisa meningkatkan popularitas saluran Anda, tapi juga ...
5 Jun 2025 | 756
Melaksanakan ibadah umroh merupakan dambaan setiap Muslim. Namun, untuk mewujudkan perjalanan spiritual ini, pemilihan waktu dan travel umroh yang tepat sangat menentukan kenyamanan serta ...
Anak Mondok, Orang Tua Tenang: Mungkinkah?
22 Mei 2025 | 229
Mendidik anak merupakan tanggung jawab besar bagi setiap orang tua. Dalam memilih metode dan tempat pendidikan yang tepat, banyak orang tua yang kini beralih pada sistem pendidikan ...
Boarding School: Mempersiapkan Generasi Multi-Talenta
19 Agu 2024 | 212
Pendidikan merupakan landasan utama dalam membentuk generasi masa depan. Dalam upaya mempersiapkan generasi multi-talenta, boarding school atau sekolah asrama memiliki peran yang sangat ...