rajatrafficNET
Antara Kasus Korupsi Dana Bansos & Tragedi Penembakan 6 Laskar Anggota FPI

Antara Kasus Korupsi Dana Bansos & Tragedi Penembakan 6 Laskar Anggota FPI

18 Des 2020
355x
Ditulis oleh : Writer

Berita tentang kasus korupsi bansos covid sepertinya mulai meredup, karena adanya kasus penembakan 6 laskar FPI tidak lama setelah Menteri Sosial dijadikan tersangka oleh KPK. Apakah ini memang skenario mereka untuk mengalihkan isu pemberitaan tentang korupsi dana bansos oleh Menteri Sosial yang berasal dari kader PDIP?

Kalau fokus kita beralih ke penembakan 6 orang, itu artinya kita menari mengikuti gendang yang ditabuh rezim. Penembakan fpi sampai 6 orang meninggal, sepertinya adalah upaya pengalihan isu korupsi mensos yang berasal dari PDIP.

Kasus korupsi ini hanya 3 harian saja sebelum dimulainya pilkada serentak. Mereka (PDIP) sepertinya takut kandidat bupati, walikota atau gubernur yang diusung akan kalah gara-gara ramainya pembicaraan korupsi. Karena kasus ini bukan sembarang korupsi tapi ini korupsi bantuan sosial masyarakat yang saat ini sedang kesulitan hidupnya karena imbas covid-19.

Kita ramaikan kasus korupsi ini lagi agar publik tidak terkecoh oleh pengalihan isu lain. Karena semua kasus korupsi yang berhubungan dengan partai tersebut biasanya akan lama sekali prosesnya, bahkan hukumannya pun selalu terasa sangat ringan tidak sesuai dengan perbuatannya yang telah sangat merugikan rakyat bahkan negara.

Kasus penembakan 6 laskar FPI juga pun jangan sampai luput dari pengawasan, karena itu merupakan kasus pelanggaran HAM yang sangat berat. Jadi keduanya harus tetap dipantau sampai dimana kasusnya dan bagaimana proses hukumnya.

Mantan Menteri Sosial Juliari P Batubara yang kini berstatus tersangka, disebut KPK diduga ’menilap’ Rp 10 ribu per paket bansos Covid-19, yang nilainya Rp 300 ribu per paket. Namun, Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) , Boyamin Saiman, menduga fee yang didapat Mensos Juliari bisa sampai Rp33 ribu. Dengan rincian yang dikorup dari barang senilai Rp 28 ribu,  dan dari goody bag juga dikorupsi sekitar Rp 5.000. 

Dari fee Rp 10 ribu per paket itu, total akumulasi dana korupsi yang dinikmati Juliari diduga mencapai Rp 17 miliar.

Sementara Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) punya perhitungan lain. Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, menduga fee yang didapat Juliari lebih dari Rp 10 ribu per paket seperti yang disebut KPK.

”Kalau berapa kira-kira gambarannya per paket yang dikorupsi, dugaannya dari hitung-hitunganku adalah Rp 28 ribu ditambah Rp 5.000 adalah Rp 33 ribu,” kata Boyamin di Jakarta, Kamis (10/12/2020). Boyamin pun menjelaskan rincian dana yang dianggarkan semula Rp 300 ribu per paket bansos hingga diduga dikorupsi lebih dari Rp 10 ribu.

Menurutnya, dugaan itu dia dapatkan dari survei harga barang yang beredar di pasaran.

”Jadi anggaran kan Rp 300 ribu, terus dipotong Rp 15 ribu untuk transpor, Rp 15 ribu untuk tas goody bag. Jadi seakan-akan pemborong mendapatkan Rp 270 ribu.

Lalu sampai dimanakah kasus korupsi dana bansos yang dilakukan oleh menteri sosial ini, mari kita pantau terus kasusnya. Jangan sampai seperti kasus korupsi yang menimpa kader PDIP lainnya yang sampai saat ini masih buron dan belum diketahui keberadaannya.

 

Baca Juga:
Tips Merawat Tas Kesayangan Agar Tetap Awet

Tips Merawat Tas Kesayangan Agar Tetap Awet

Tips      

11 Jul 2019 | 1217


Tas yang menarik dan unik akan menambah kesempurnaan penampilan Anda. Tidak mengherankan jika banyak wanita yang hobi mengoleksi tas. Dan tentu saja untuk yang gemar mengoleksi tas perlu ...

Keunggulan-Keunggulan Beton Jayamix Dibandingkan Dengan Bahan Bangunan Biasa

Keunggulan-Keunggulan Beton Jayamix Dibandingkan Dengan Bahan Bangunan Biasa

Tips      

16 Apr 2020 | 661


Sekarang ini beton jayamix merupakan bahan bangunan yang populer dan banyak diminati. Karena kegunaannya yang praktis, harga beton jayamix juga lebih murah di bandingkan pengecoran secara ...

Sisi Lain Presiden Soekarno yang Jarang Terungkap

Sisi Lain Presiden Soekarno yang Jarang Terungkap

Nasional      

3 Sep 2020 | 382


Kali ini kita akan membahas tokoh yang paling berpengaruh di Indonesia yaitu Presiden pertama Indonesia yakni IR. Soekarno. Siapa sih yang tidak mengenal pemimpin karismatik ini? hingga ...

Hati-hati Menggunakan Masker, Berikut Tips yang harus Anda Ketahui

Hati-hati Menggunakan Masker, Berikut Tips yang harus Anda Ketahui

Tips      

20 Maret 2020 | 638


Saat ini, sedang marak pembahasan corona virus di Indonesia, bahkan di seluruh belahan dunia. Munculnya wabah virus corona ini membuat manusia lebih berhati-hati dalam beraktivitas di luar ...

Mulai Esok, Jam Operasional LRT, MRT serta Transjakarta Kembali Normal

Mulai Esok, Jam Operasional LRT, MRT serta Transjakarta Kembali Normal

Nasional      

16 Maret 2020 | 507


Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo melaporkan, waktu operasional ketiga transportasi publik di Jakarta hendak kembali wajar pada Selasa (17/3/2020) esok. Ketiga ...

Manfaat Aplikasi Pengatur Keuangan Untuk Usaha Anda

Manfaat Aplikasi Pengatur Keuangan Untuk Usaha Anda

Gadget      

10 Sep 2020 | 339


Aplikasi pengaturan keuangan adalah sebuah program untuk mengelola keuangan dalam berbagai aspek. Aplikasi seperti ini dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, baik untuk kebutuhan ...

Copyright © KabarMingguan.com 2021 - All rights reserved