rajatv
SehatQ.com Portal Informasi Seputar Virus Corona Terlengkap dan Akurat

SehatQ.com Portal Informasi Seputar Virus Corona Terlengkap dan Akurat

18 Mei 2020
200x
Ditulis oleh : FDT

SehatQ.com Portal Informasi Seputar Virus Corona Terlengkap dan Akurat - Adanya pandemic COVID-19 telah membuat sebagian besar aktivitas masyarakat dunia saat ini berubah. Tahun 2020 menjadi tahun yang paling fenomena dengan kehadiran virus corona. Kasus virus corona merambah ke berbagai penjuru dunia hingga mewabah di Indonesia. Sekarang ini di Indonesia jumlah orang yang positif terinveksi virus corona semakin hari semakin bertambah.

 Apa itu virus corona? Bagaimana cara penularannyanya? Dan bagaimana cara mendeteksi virus corona?

Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV 2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru berat, hingga kematian. Virus Corona ini adalah jenis baru dari Coronavirus yang menular ke manusia. Meskipun lebih banyak menyerang lansia, virus ini sebenarnya dapat menyerang siapa saja, mulai dari bayi, anak-anak, hingga orang dewasa termasuk juga ibu hamil dan ibu menyusui.

Tingkat kematian akibat virus corona (COVID-19), menurut data yang dirilis oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Republik Indonesia, total jumlah kasus terkonfirmasi positif hingga 17 mei 2020 adalah 17520 orang dengan jumlah kematian 1148 orang. Dari kedua angka tersebut dapat disimpulkan bahwa jumlah tingkat kematian yang disebabkan oleh COVID-19 di Indonesia adalah sekitar 6,5%.

Virus Corona dapat menular antar manusia melalui percikan dahak atau air liur penderita COVID-19 saat sedang batuk atau bersin. Percikan dahak dan air liur ini dapat masuk kedalam tubuh orang lain melalui mata, mulut, atau hidung. Selain itu virus corona juga bisa masuk kedalam tubuh seseorang melalui tangan yang sudah terkontaminasi virus ketika menyentuh benda yang mengandung cipratan ludah penderita COVID-19, jika orang tersebut menyentuh hidung atau mulutnya sebelum mencuci tangan.

Jika virus corona masuk kedalam tubuh, virus akan menempel di dinding sel-sel saluran pernapasan dan paru-paru, lalu masuk ke dalamnya untuk berkembang biak disana. Dan proses tersebut akan terdeteksi oleh system kekebalan tubuh. Ketika terjadi reaksi perlawanan tubuh terhadap virus corona, akan muncul beberapa gejala, seperti demam. Dan gejalan ini muncul dalam waktu 2-14 hari setelah terpapar virus Corona. Pada sebagian orang yang terinveksi virus Corona, reaksi sistem imum tubuh akan berhasil melawan virus tersebut, sehingga gejalanya mereda dan orang tersebut sembuh dengan sendirinya.

Sampai saat ini belum ada vaksin yang dapat mencegah infeksi virus corona, oleh sebab itu cara pencegahan yang terbaik adalah dengan menghindari hal-hal yang dapat menyebabkan terinfeksi virus corona yaitu

  • Menerapkan physical distancing, yaitu menjaga jarak minimal 1 meter dari orang lain, tetap dirumah kecuali ada keperluan yang mendesak.
  • Rutin mencuci tangan dengan air dan sabun atau gunakan hand sanitizer yang mengandung alkohol minimal 60% terutama setelah beraktivitas di luar rumah atau ditempat umum.
  • Gunakan masker saat beraktivitas ditempat umum atau keramaian.
  • Jangan menyentuh mata, mulut, dan hidung sebelum mencuci tangan
  • Meningkatkan daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat
  • Hindari kontak dengan penderita COVID-19, orang dicurigai positif terinveksi virus Corona.
  • Jaga kebersihan benda yang sering disentuh dan kebersihan lingkungan, termasuk kebersihan lingkungan.

Tes CRP atau C-reactive protein dapat digunakan untuk membantu mendeteksi infeksi yang disebabkan oleh virus corona yang menyebabkan peradangan kronis pada bagian tertentu. Protein C-reaktif mengukur keseluruhan kadar peradangan dalam tubuh. Kadar CRP yang tinggi disebabkan oleh infeksi dan berbagai penyakit jangka panjang. Tetapi Tes CRP tidak dapat menunjukkan lokasi terjadinya peradangan atau penyebabnya dan test lain dibutuhkan untuk mengetahui penyebab dan lokasi peradangan.

Seseorang yang membutuhkan pemeriksaan CRP adalah orang dengan gejala demam, mual muntah, menggigil, detak jantung cepat, dan nafas cepat. Pemeriksaan ini selain dapat dilakukan untuk pasien pasca operasi dan memeriksa risiko penyakit kardiovaskular juga untuk memantau kesehatan pasien penyakit autoimun seperti lupus, rheumatoid arthritis dan demikian juga dengan penyakit infeksi yang disebabkan virus corona.

Apabila pemeriksaan Tes CRP menunjukkan kadar C-reactive protein rendah dalam darah maka orang tersebut dalam kondisi normal. Tetapi jika kadarnya tinggi bisa menandakan adanya infeksi serius atau kondisi medis lainnya. Jika Anda memerlukan konsultasi atau pemeriksaan langsung dari dokter, sebaiknya jangan langsung kerumah sakit karena akan meningkatkan Anda tertular virus Corona. Buatlah dulu janji konsultasi dengan dokter dirumah sakit melalui aplikasi SehatQ, agar Anda dapat diarahkan untuk menemui dokter terdekat yang dapat membantu Anda.

Jika Anda ingin mengetahui Informasi lengkap dan akurat seputar kesehatan dan Virus Corona, bisa Anda dapatkan melalui portal berita kesehatan SehatQ.com yang merupakan sebuah portal berita kesehatan yang menyediakan berbagai informasi terkini tentang kesehatan dan SehatQ juga bisa Anda manfaatkan sebagai asisten kesehatan Anda dan keluarga.

Berita Terkait
Baca Juga:
Fumida Jasa Penyemprot Disinfektan Profesional dan Berpengalaman

Fumida Jasa Penyemprot Disinfektan Profesional dan Berpengalaman

Tips      

8 Jun 2020 | 142


Wabah Corona sekarang ini menjadi perhatian masyarakat di seluruh dunia. Adanya pandemi ini membuat banyak perubahan pada hidup kita. Munculnya wabah COVID-19  membuat vendor jasa ...

Makanan Dan Oleh-Oleh Khas Kota Cirebon Yang Paling Hits

Makanan Dan Oleh-Oleh Khas Kota Cirebon Yang Paling Hits

Kuliner      

24 Jul 2019 | 666


Kota Cirebon, adalah salah satu kota wisata  di daerah Jawa Barat. Cirebon juga disebut sebagai kota udang, kota yang berada dipesisir pantai utara laut Jawa. Mengunjungi Cirebon akan ...

6 Tips Aman Ketika Berolahraga Sepeda

6 Tips Aman Ketika Berolahraga Sepeda

Tips      

29 Jul 2020 | 36


Bersepeda adalah olahraga yang menyenangkan, tetapi sangat penting untuk mengetahui dan melakukan tanggung jawab pengendara sepeda ketika turun ke jalan, karena kita tidak bersepeda ...

Cara Perawatan Dan Mengatasi Kulit Kering

Cara Perawatan Dan Mengatasi Kulit Kering

Kecantikan      

6 Nov 2019 | 249


Sebum merupakan kelenjar lemak alami dari tubuh kita yang membuat kelembaban kulit tetap terjaga. Akibat rendahnya tingkat minyak, kulit kering terlihat kusam, pecah-pecah, tingkat ...

UI Kembangkan Online Map Penyebaran Covid-19 di Indonesia

UI Kembangkan Online Map Penyebaran Covid-19 di Indonesia

Nasional      

21 Maret 2020 | 218


Para ahli dan peneliti dari Universitas Indonesia (UI) berhasil membuat peta online yang menampilkan penyebaran Covid-19 di negara Indonesia. Peta online ini berguna untuk membantu ...

Mulai Esok, Jam Operasional LRT, MRT serta Transjakarta Kembali Normal

Mulai Esok, Jam Operasional LRT, MRT serta Transjakarta Kembali Normal

Nasional      

16 Maret 2020 | 184


Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo melaporkan, waktu operasional ketiga transportasi publik di Jakarta hendak kembali wajar pada Selasa (17/3/2020) esok. Ketiga ...

Copyright © KabarMingguan.com 2020 - All rights reserved