

Buy Muslim First di Indonesia
Gerakan “Buy Muslim First” dari Malaysia, sepertinya akan sampai di Indonesia. Di Malaysia, gerakan ini berhasil membuat perekonomian lebih baik, dari harga-harga yang tinggi jadi lebih murah. Kartel-kartel distributor menurunkan harga agar dibeli oleh pembeli muslim.
Gerakan “Buy Muslim First” di Indonesia akan lebih hebat lagi, karena jumlah penduduk muslim di Indonesia lebih banyak daripada di Malayasia. Gerakan seperti ini akan membantu perekonomian sesame muslim. Gerakan ini bukan artinya memboikot pengusaha non muslim, tetapi hanya karena membantu sesame muslim.
Gerakan boikot berbeda dengan gerakan membeli. Gerakan membeli dari pengusaha muslim membantu program pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan, karena kemiskinan di Indonesia paling banyak dimiliki oleh umat Islam. Sehingga gerakan “Buy Muslim First” sangat membantu pemerataan kesejahteraan rakyat Indonesia.
Saat ini di Indonesia, hampir semua produk dari import atau dikuasai oleh etnis tertentu. Daftar pengusaha terkaya saja, dikuasai oleh etnis tionghoa, mungkin hanya 1-2 orang yang masuk pengusaha terkaya Indonesia.
Gerakan “Buy Muslim First” Indonesia, bisa saja diartikan: untuk membeli produk-produk buatan Indonesia, karena produk import yang membanjiri semua jenis produk. Dari jenis produk mainan, kosmetik, sepatu, pakaian, hampir semuanya import.
Ayo kita suarakan dan sebarkan gerakan “Buy Muslim First” Indonesia, kita membeli kebutuhan sehari-hari dari toko tetangga dahulu sebelum ke mini market. Gerakan ini harus disuarakan oleh semua kalangan dari pemuda pemudi, para ulama, pejabat pemerintah dan semua orang yang merasa merasa ingin mensejahterakan umat Islam.
Pasti banyak orang, pendukung pluralisme, sangat tidak setuju, mereka ingin bebas melakukan perdagangan, padahal mereka tidak sadar, pengusaha besar yang import dan memproduksi besar-besaran, telah menjadi pengusaha terkaya di Indonesia, bisa jadi di dunia.
Gerakan ini membantu pemerintah untuk pemerataan kesejahteraan di kalangan rakyat, uang tidak berputar ke pengusaha besar, tetapi uang mengalir secara melebar ke banyak kalangan.
Mari kita sukseskan Gerakan “Buy Muslim First” di Indonesia, mendukung produksi dalam negeri, dan mensejahterakan rakyat kecil.
Jokowi dan Bansos Februari 2024 Rp 11.25 Triliun: Politik atau Kepedulian?
30 Jan 2024 | 375
Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru-baru ini mengumumkan pemberian bantuan sosial (bansos) senilai Rp 11.25 triliun untuk 18.8 juta orang. Setiap penerima akan menerima Rp 600 ribu per bulan ...
Pengembangan Konsistensi Latihan TOEFL sebagai Landasan Pencapaian Skor Optimal
18 Jan 2026 | 43
Konsistensi latihan merupakan salah satu elemen fundamental dalam proses persiapan TOEFL. Tes bahasa Inggris akademik ini tidak hanya mengukur kemampuan sesaat, tetapi juga merefleksikan ...
Di Mana Saja Ada Jurusan Teknik Industri di Perguruan Tinggi Swasta Bandung?
29 Nov 2025 | 82
Di mana saja Teknik Industri S1 tersedia di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Bandung, dan bagaimana cara memilih yang terbaik? Bandung merupakan pusat pendidikan dan industri, menawarkan ...
Anies App dan Transformasi Digital Koalisi Perubahan dalam Pemenangan Anies Baswedan
31 Agu 2023 | 434
Jakarta Selatan, 30 Agustus 2023 - Dalam upaya memperkuat persatuan dan mendukung perubahan positif, Sekretariat Bersama Koalisi Perubahan dan Persatuan (KPP) merayakan Grand Launching ...
25 Des 2025 | 65
Dewasa ini, efisiensi operasional menjadi kunci utama kesuksesan manufaktur global yang sedang bertransformasi menuju era Industri 4.0 melalui kurikulum Teknik Industri S1 yang sangat ...
Manfaat Menghadiri Event Kuliner bagi Food Blogger
13 Jul 2024 | 429
Event kuliner menjadi salah satu daya tarik utama bagi food blogger dalam menjalani passion-nya. Menghadiri event kuliner bukan hanya sekadar untuk mencicipi makanan, tetapi juga merupakan ...