RajaKomen
Buy Muslim First di Indonesia

Buy Muslim First di Indonesia

31 Okt 2019
1341x
Ditulis oleh : FDT

Buy Muslim First di Indonesia

Gerakan “Buy Muslim First” dari Malaysia, sepertinya akan sampai di Indonesia. Di Malaysia, gerakan ini berhasil membuat perekonomian lebih baik, dari harga-harga yang tinggi jadi lebih murah. Kartel-kartel distributor menurunkan harga agar dibeli oleh pembeli muslim.

Gerakan “Buy Muslim First” di Indonesia akan lebih hebat lagi, karena jumlah penduduk muslim di Indonesia lebih banyak daripada di Malayasia. Gerakan seperti ini akan membantu perekonomian sesame muslim. Gerakan ini bukan artinya memboikot pengusaha non muslim, tetapi hanya karena membantu sesame muslim.

Gerakan boikot berbeda dengan gerakan membeli. Gerakan membeli dari pengusaha muslim membantu program pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan, karena kemiskinan di Indonesia paling banyak dimiliki oleh umat Islam. Sehingga gerakan “Buy Muslim First” sangat membantu pemerataan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Saat ini di Indonesia, hampir semua produk dari import atau dikuasai oleh etnis tertentu. Daftar pengusaha terkaya saja, dikuasai oleh etnis tionghoa, mungkin hanya 1-2 orang yang masuk pengusaha terkaya Indonesia.

Gerakan “Buy Muslim First” Indonesia, bisa saja diartikan: untuk membeli produk-produk buatan Indonesia, karena produk import yang membanjiri semua jenis produk. Dari jenis produk mainan, kosmetik, sepatu, pakaian, hampir semuanya import.

Ayo kita suarakan dan sebarkan gerakan “Buy Muslim First” Indonesia, kita membeli kebutuhan sehari-hari dari toko tetangga dahulu sebelum ke mini market. Gerakan ini harus disuarakan oleh semua kalangan dari pemuda pemudi, para ulama, pejabat pemerintah dan semua orang yang merasa merasa ingin mensejahterakan umat Islam.

Pasti banyak orang, pendukung pluralisme, sangat tidak setuju, mereka ingin bebas melakukan perdagangan, padahal mereka tidak sadar, pengusaha besar yang import dan memproduksi besar-besaran, telah menjadi pengusaha terkaya di Indonesia, bisa jadi di dunia.

Gerakan ini membantu pemerintah untuk pemerataan kesejahteraan di kalangan rakyat, uang tidak berputar ke pengusaha besar, tetapi uang mengalir secara melebar ke banyak kalangan.

Mari kita sukseskan Gerakan “Buy Muslim First” di Indonesia, mendukung produksi dalam negeri, dan mensejahterakan rakyat kecil.

Baca Juga:
Aip Syaepul Uyun, M.Pd_image

Berikut profil dosen berprestasi Al Ma'soem Aip Saepul Uyun peraih penghargaan internasional bergengsi tingkat Asia

Pendidikan      

17 Maret 2026 | 58


Mengenal sosok pendidik yang memiliki pengakuan global merupakan urgensi topik penting bagi Anda dalam memahami standar kualitas pengajaran pada level pendidikan tinggi yang semakin ...

Babe Haikal Dorong Bisnis Kuliner Indonesia Naik Kelas lewat Sertifikasi Halal

Babe Haikal Dorong Bisnis Kuliner Indonesia Naik Kelas lewat Sertifikasi Halal

Tips      

28 Jan 2026 | 67


Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pusat industri halal dunia. Dengan populasi Muslim terbesar di dunia, kekayaan sumber daya alam, serta keragaman produk kuliner dan gaya ...

https://masoemuniversity.ac.id/

Buat Kamu yang Suka Coding: Jurusan IT Terbaik di Universitas Swasta Bandung

Pendidikan      

21 Agu 2024 | 594


Dalam era digital yang terus berkembang, minat akan teknologi informasi (IT) semakin meningkat. Banyak orang yang tertarik untuk belajar dan mengembangkan kemampuan dalam bidang IT, ...

Transparansi Politik: Pentingnya Membongkar Maksud Tersembunyi di Balik Cawe-cawe Presiden Jokowi

Transparansi Politik: Pentingnya Membongkar Maksud Tersembunyi di Balik Cawe-cawe Presiden Jokowi

Politik      

27 Sep 2023 | 523


Seiring berjalannya waktu, masa jabatan seseorang di pemerintahan pasti akan habis. Bukan hanya pejabat negara saja, sekelas presiden sekalipun jika masa jabatannya sudah habis, maka harus ...

Komnas HAM Minta Tambah Anggaran 2025 Rp37,1 M, Rp5 M untuk Kawal IKN

Komnas HAM Minta Tambah Anggaran 2025 Rp37,1 M, Rp5 M untuk Kawal IKN

Pariwisata      

14 Jun 2024 | 417


Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta tambahan anggaran sebesar Rp37,1 miliar untuk tahun 2025. Permintaan ini menjadi penting karena adanya rencana pembangunan Ibu Kota ...

Mengulik Kembali Sejarah Hari Kartini: Sebuah Perayaan tentang Perjuangan Emansipasi Wanita

Mengulik Kembali Sejarah Hari Kartini: Sebuah Perayaan tentang Perjuangan Emansipasi Wanita

Kuliner      

23 Jul 2024 | 984


Hari Kartini, yang diperingati setiap tanggal 21 April, menjadi sebuah perayaan yang mengungkapkan penghargaan terhadap perjuangan sosok pejuang emansipasi wanita di Indonesia. Raden Ajeng ...

Copyright © KabarMingguan.com 2026 - All rights reserved