RajaKomen
whoosh

Gerakan Rakyat: Proyek Whoosh adalah Antara Ambisi Infrastruktur dan Kekhawatiran Warisan Utang

26 Okt 2025
118x
Ditulis oleh : FDT

Proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCIC) atau Whoosh kembali memasuki ruang kritik publik. Kali ini, suara tersebut datang dari Gerakan Rakyat, sebuah organisasi pemantau kebijakan publik yang menilai proyek ini membawa konsekuensi fiskal besar dan berpotensi memberikan dampak jangka panjang terhadap perekonomian negara.

Anggota Dewan Pakar Gerakan Rakyat, Nandang Sutisna, menyampaikan pandangan bahwa proyek Whoosh tidak hanya perlu dievaluasi secara ekonomi, tetapi juga perlu ditinjau dari aspek pertanggungjawaban politik dan hukum. Menurutnya, pelaksanaan proyek ini mengandung indikasi bahwa keputusan diambil dengan pendekatan ambisi yang belum sepenuhnya memperhatikan kesiapan fiskal nasional.

“Proyek Whoosh menunjukkan adanya kekeliruan perhitungan yang berujung pada beban utang besar. Dalam konteks kebijakan publik, keputusan semacam ini tidak bisa dibiarkan tanpa pengusutan menyeluruh,” kata Nandang.

Berdasarkan analisis yang disampaikan, total biaya proyek KCIC diperkirakan mencapai USD 7,27 miliar, atau sekitar Rp120 triliun, termasuk pembengkakan biaya (cost overrun). Ketika bunga pinjaman dan restrukturisasi utang kepada Tiongkok diperhitungkan, angka tersebut disebut berpotensi meningkat menjadi lebih dari Rp130 triliun.

Yang membuat kekhawatiran semakin besar adalah kemungkinan pembayaran utang berlangsung hingga 60 tahun ke depan. Jika skenario ini terjadi, beban keuangan proyek dapat melampaui masa pakai infrastruktur yang dibangun, menciptakan masalah keberlanjutan fiskal lintas generasi.

Nandang mengemukakan, restrukturisasi jangka panjang bukan bentuk penyelamatan, tetapi upaya menunda persoalan yang pada akhirnya akan diwariskan kepada generasi berikutnya. Dari sudut pandangnya, hal ini mencerminkan lemahnya perencanaan dan pengambilan keputusan di tingkat nasional.

Dari sisi urgensi, Gerakan Rakyat mempertanyakan apakah proyek ini benar-benar masuk kategori transportasi publik strategis. Mereka menyoroti fakta bahwa masih banyak infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan di berbagai daerah yang membutuhkan perhatian lebih cepat dan menyasar masyarakat luas.

“Ketika disparitas pembangunan infrastruktur masih tinggi, pengalokasian anggaran sangat besar untuk satu proyek dengan cakupan wilayah terbatas menimbulkan pertanyaan mengenai prioritas kebijakan,” ujarnya.

Karena itu, Gerakan Rakyat mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk menelusuri secara menyeluruh dugaan potensi penyimpangan dalam proses pembangunan KCIC, mulai dari tahapan perencanaan hingga pengelolaan anggarannya.

Dalam pandangan mereka, Presiden Joko Widodo sebagai pengambil keputusan utama dalam pelaksanaan proyek ini tetap memiliki tanggung jawab politik dan perlu memberikan klarifikasi terbuka kepada publik.

Melalui pernyataan ini, Gerakan Rakyat menegaskan bahwa evaluasi terhadap KCIC tidak semata-mata tentang penolakan terhadap pembangunan, melainkan tentang memastikan bahwa setiap proyek besar negara dijalankan secara akuntabel, transparan, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat luas.

Baca Juga:
Gaya Hidup Konsumtif di Kalangan Generasi Muda: Tren atau Masalah?

Gaya Hidup Konsumtif di Kalangan Generasi Muda: Tren atau Masalah?

Tips      

18 Feb 2025 | 490


Di era digital yang serba cepat ini, gaya hidup konsumtif semakin melekat pada generasi muda. Dengan kemudahan akses ke e-commerce, media sosial, dan berbagai promosi menarik, keinginan ...

Menghadapi Tantangan Kesejahteraan Mental Mahasiswa di Era Digital

Menghadapi Tantangan Kesejahteraan Mental Mahasiswa di Era Digital

Pendidikan      

4 Sep 2023 | 876


Era digital yang serba cepat membawa banyak perubahan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan pendidikan. Mahasiswa saat ini menghadapi tekanan yang belum pernah terjadi ...

Optimalisasi Kampanye Media Sosial untuk Meningkatkan Visibilitas dan Reputasi Brand

Optimalisasi Kampanye Media Sosial untuk Meningkatkan Visibilitas dan Reputasi Brand

Tips      

11 Des 2025 | 62


Kampanye media sosial kini menjadi tulang punggung strategi pemasaran digital bagi banyak bisnis, baik skala kecil, menengah, maupun besar. Di tengah persaingan yang semakin kompetitif, ...

https://masoemuniversity.ac.id

Ma'soem University Bandung Menyediakan Program Studi yang Lengkap dan Modern

Pendidikan      

26 Sep 2024 | 358


Mencari universitas dengan program studi yang lengkap dan modern merupakan langkah penting bagi calon mahasiswa yang ingin meraih kesuksesan di masa depan. Di Bandung, Ma'soem ...

Anies Baswedan Dorong Perhatian Serius Pemerintah terhadap Bencana di Sumatra

Anies Baswedan Dorong Perhatian Serius Pemerintah terhadap Bencana di Sumatra

Nasional      

14 Des 2025 | 63


  Calon presiden sekaligus tokoh publik nasional, Anies Baswedan, menyerukan pentingnya penetapan status bencana nasional atas rangkaian bencana banjir dan longsor yang terjadi di ...

Pendekatan Analitis dalam Meningkatkan Kemampuan Reading TOEFL Akademik melalui Latihan Terstruktur

Pendekatan Analitis dalam Meningkatkan Kemampuan Reading TOEFL Akademik melalui Latihan Terstruktur

Pendidikan      

23 Jan 2026 | 32


Meningkatkan kemampuan reading TOEFL akademik merupakan aspek krusial dalam persiapan tes bahasa Inggris yang berorientasi pada konteks pendidikan tinggi. Bagian Reading TOEFL dirancang ...

Copyright © KabarMingguan.com 2026 - All rights reserved