RajaKomen
haikal hassan

Pemberian Gelar Profesor untuk Haikal Hassan dari Silla University, Busan, Korea Selatan

22 Jun 2026
17x
Ditulis oleh : FDT

Pengakuan internasional kembali menghampiri Indonesia melalui sektor industri halal. Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan, menerima gelar Profesor Kehormatan atau Profesor Emeritus dari Silla University di Busan, Korea Selatan, pada pertengahan Juni 2026. Penghargaan tersebut bukan hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga mencerminkan semakin kuatnya posisi Indonesia dalam percaturan industri halal global.

Penganugerahan dari salah satu institusi pendidikan tinggi terkemuka di Korea Selatan itu menjadi simbol bahwa kontribusi Indonesia dalam pengembangan sistem jaminan produk halal telah mendapat perhatian dunia. Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat global terhadap produk yang aman, berkualitas, dan terpercaya, konsep halal kini berkembang menjadi bagian dari standar mutu yang bersifat universal.

Simbol Pengakuan Internasional

Gelar Profesor Kehormatan yang diterima Ahmad Haikal Hasan menjadi bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam membangun ekosistem halal yang lebih luas. Peran tersebut tidak hanya terbatas pada aspek regulasi, tetapi juga meliputi penguatan pendidikan, penelitian, pengembangan sumber daya manusia, serta kolaborasi lintas negara.

Bagi Indonesia, penghargaan tersebut menunjukkan bahwa negara ini semakin diperhitungkan sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri halal dunia. Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi referensi dalam tata kelola, sertifikasi, dan pengembangan industri halal internasional.

Dalam beberapa tahun terakhir, isu halal telah mengalami perkembangan yang sangat pesat. Halal tidak lagi hanya dipahami sebagai persoalan agama, melainkan telah menjadi bagian dari sistem yang menekankan kualitas, transparansi, keamanan, dan kepercayaan konsumen.

Halal Menjadi Standar Universal

Saat menerima penghargaan tersebut, Ahmad Haikal Hasan kembali menegaskan pesan yang selama ini sering disampaikannya, yakni "Halal is for all". Pernyataan tersebut menggambarkan bahwa halal bukan hanya diperuntukkan bagi umat Islam, melainkan memiliki manfaat yang lebih luas bagi seluruh masyarakat.

Konsep halal kini semakin diterima sebagai bagian dari gaya hidup modern yang mengedepankan keamanan produk, kebersihan, serta kepastian proses produksi. Tidak mengherankan jika produk halal mulai diminati oleh berbagai kalangan, termasuk konsumen non-Muslim di banyak negara.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa halal telah menjadi bahasa universal yang mampu menjembatani kebutuhan pasar lintas budaya dan lintas negara. Indonesia pun memiliki peluang besar untuk memainkan peran penting dalam perkembangan tersebut.

Peran Strategis BPJPH

Sebagai lembaga yang bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan jaminan produk halal, BPJPH memiliki posisi strategis dalam memperkuat ekosistem halal nasional. Di bawah kepemimpinan Haikal Hasan, pengembangan halal tidak hanya berfokus pada proses sertifikasi, tetapi juga memperluas kerja sama internasional dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Pendekatan tersebut dinilai penting mengingat industri halal modern mencakup berbagai sektor, mulai dari makanan dan minuman, kosmetik, farmasi, jasa, hingga rantai pasok global. Dengan semakin kompleksnya kebutuhan pasar, penguatan sistem halal memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan komunitas internasional.

Kolaborasi Akademik Lintas Negara

Rangkaian kegiatan di Busan juga diwarnai dengan kerja sama antara Silla University dan BIC Halal Korea. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat pendidikan, penelitian, dan pengembangan sertifikasi halal yang sesuai dengan kebutuhan industri global.

Kerja sama akademik seperti ini memiliki nilai strategis karena dapat melahirkan berbagai program konkret, seperti pertukaran pengetahuan, pelatihan tenaga ahli, penelitian bersama, hingga pengembangan standar halal internasional.

Masuknya isu halal ke dalam lingkungan perguruan tinggi juga menunjukkan bahwa bidang ini semakin berkembang secara multidisipliner. Halal tidak hanya berkaitan dengan ilmu agama, tetapi juga mencakup teknologi pangan, manajemen mutu, hukum, ekonomi, komunikasi, hingga hubungan internasional.

Pentingnya Sumber Daya Manusia

Salah satu tantangan terbesar dalam pengembangan industri halal adalah ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten. Keberadaan auditor halal, peneliti, analis laboratorium, konsultan industri, dan tenaga ahli lainnya menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas sistem jaminan produk halal.

Karena itu, pendidikan dan pelatihan memiliki peran yang sangat besar dalam mendukung pertumbuhan industri halal. Perguruan tinggi dapat menjadi pusat pengembangan pengetahuan sekaligus pencetak generasi profesional yang siap menjawab kebutuhan pasar global.

Di masa depan, kebutuhan terhadap tenaga ahli halal diperkirakan akan terus meningkat seiring berkembangnya industri halal dunia. Negara yang mampu menyiapkan SDM berkualitas akan memiliki keunggulan kompetitif yang lebih kuat.

Diplomasi Halal sebagai Soft Power Indonesia

Penghargaan yang diterima Haikal Hasan juga memperlihatkan bahwa halal dapat menjadi instrumen diplomasi Indonesia di tingkat internasional. Dalam hubungan global, kekuatan suatu negara tidak hanya ditentukan oleh ekonomi dan politik, tetapi juga melalui pengaruh budaya, nilai, dan sistem yang dimilikinya.

Halal dapat menjadi salah satu bentuk soft power Indonesia. Melalui pengembangan standar dan kerja sama internasional, Indonesia berpeluang memperluas akses pasar, meningkatkan ekspor produk halal, serta memperkuat hubungan dengan berbagai negara.

Keberhasilan diplomasi halal juga dapat memberikan manfaat yang luas bagi pelaku usaha, termasuk UMKM. Produk Indonesia yang memiliki jaminan halal yang kuat akan semakin dipercaya dan memiliki daya saing yang lebih tinggi di pasar internasional.

Momentum Memperkuat Ekosistem Nasional

Pengakuan dari Silla University menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk terus memperkuat sistem jaminan produk halal di dalam negeri. Tantangan seperti percepatan sertifikasi, peningkatan literasi halal, digitalisasi layanan, dan pengawasan produk perlu terus ditingkatkan.

Selain itu, kolaborasi internasional harus diterjemahkan menjadi program nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan dunia usaha. Dengan ekosistem yang semakin kuat, Indonesia berpeluang menjadi salah satu pusat utama industri halal dunia.

Penganugerahan Profesor Kehormatan kepada Ahmad Haikal Hasan menjadi bukti bahwa kontribusi Indonesia di bidang halal semakin mendapat pengakuan internasional. Dari Busan, Korea Selatan, pesan mengenai pentingnya kualitas, kepercayaan, dan kolaborasi global kembali ditegaskan.

Lebih dari sekadar penghargaan akademik, momentum ini menunjukkan bahwa halal telah berkembang menjadi isu strategis yang menyentuh berbagai sektor, mulai dari pendidikan, ekonomi, diplomasi, hingga masa depan perdagangan global. Indonesia pun memiliki peluang besar untuk terus mengambil peran sebagai pemimpin dalam ekosistem halal dunia.

Berita Terkait
Baca Juga:
6 Strategi Efektif Mempromosikan Lembaga Pendidikan Anda Melalui Internet

6 Strategi Efektif Mempromosikan Lembaga Pendidikan Anda Melalui Internet

Tips      

27 Jun 2024 | 445


Promosi lembaga pendidikan merupakan hal penting dalam menjaga daya tarik dan kredibilitas lembaga tersebut. Di era digital seperti sekarang, promosi online menjadi salah satu cara paling ...

Anies App

Anies App dan Transformasi Digital Koalisi Perubahan dalam Pemenangan Anies Baswedan

Nasional      

31 Agu 2023 | 461


Jakarta Selatan, 30 Agustus 2023 - Dalam upaya memperkuat persatuan dan mendukung perubahan positif, Sekretariat Bersama Koalisi Perubahan dan Persatuan (KPP) merayakan Grand Launching ...

Logo AI Praktis: Inovasi Cepat Membuat Identitas Brand Tanpa Ribet

Logo AI Praktis: Inovasi Cepat Membuat Identitas Brand Tanpa Ribet

Tips      

2 Jan 2026 | 87


Dalam dunia bisnis dan personal branding, logo memegang peranan yang sangat penting. Logo bukan hanya sekadar gambar, tetapi representasi visual yang mencerminkan karakter, nilai, dan ...

Keuntungan dan Kerugian Menggunakan Jasa Jam Tayang YouTube

Keuntungan dan Kerugian Menggunakan Jasa Jam Tayang YouTube

Nasional      

27 Jun 2024 | 665


Jasa jam tayang YouTube merupakan layanan yang ditawarkan oleh berbagai pihak untuk membantu meningkatkan jumlah tayangan video di platform YouTube. Pengguna jasa ini dapat memperoleh ...

Pengaruh Interaksi Kolom Komentar Terhadap Algoritma FYP TikTok 2025

Pengaruh Interaksi Kolom Komentar Terhadap Algoritma FYP TikTok 2025

Tips      

5 Feb 2026 | 159


Mekanisme Algoritma TikTok dan Sinyal Sosial Secara teknis, algoritma TikTok pada tahun 2025 telah berevolusi menjadi sistem yang sangat peka terhadap kedalaman interaksi. Pengaruh ...

Solusi Pendidikan Anies Baswedan

Mengembangkan Potensi, Peran Program Beasiswa dalam Solusi Anies Baswedan

Pendidikan      

8 Agu 2023 | 487


Anies Baswedan, sebagai seorang yang memahami dunia pendidikan, memiliki berbagai solusi untuk memperbaiki dan mengubah sistem pendidikan di Indonesia agar menjadi lebih baik. Dengan ...

Copyright © KabarMingguan.com 2026 - All rights reserved