

Di era digital yang serba cepat ini, gaya hidup konsumtif semakin melekat pada generasi muda. Dengan kemudahan akses ke e-commerce, media sosial, dan berbagai promosi menarik, keinginan untuk membeli barang-barang baru terus meningkat. Namun, apakah ini hanya sekadar tren atau justru menjadi masalah yang perlu diwaspadai?
1. Pengaruh Media Sosial
Media sosial memainkan peran besar dalam membentuk gaya hidup anak muda. Dengan hadirnya influencer dan tren terbaru, banyak orang merasa perlu mengikuti gaya hidup tertentu agar tetap relevan. Konten-konten unboxing, haul belanja, dan rekomendasi produk sering kali menggoda untuk membeli sesuatu yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan.
2. FOMO (Fear of Missing Out)
Takut ketinggalan tren atau FOMO menjadi alasan lain mengapa konsumtif menjadi kebiasaan. Saat teman atau figur publik memiliki barang tertentu, ada dorongan untuk ikut memiliki agar tidak merasa tertinggal atau kurang eksis.
3. Kemudahan Belanja Online
Dengan adanya berbagai platform belanja online, membeli barang menjadi lebih praktis. Promo besar-besaran, cashback, dan cicilan tanpa kartu kredit semakin mendorong perilaku konsumtif. Tanpa sadar, pengeluaran terus bertambah untuk hal-hal yang mungkin tidak esensial.
4. Kesenangan Sesaat
Berbelanja sering kali memberikan kebahagiaan instan. Rasa puas saat mendapatkan barang baru menjadi motivasi utama untuk terus membeli, meskipun efeknya hanya sementara. Sayangnya, ini bisa berujung pada kebiasaan boros yang sulit dikendalikan.
Terlalu sering berbelanja tanpa perhitungan bisa membuat kondisi finansial memburuk. Banyak anak muda yang terjebak dalam utang hanya demi memenuhi gaya hidup.
2. Kurangnya Kesadaran Menabung dan Investasi
Dengan fokus pada konsumsi, banyak yang lupa pentingnya menabung dan berinvestasi untuk masa depan. Akibatnya, mereka kesulitan membangun kestabilan finansial jangka panjang.
3. Gaya Hidup yang Tidak Berkelanjutan
Konsumtif berlebihan juga berdampak pada lingkungan. Semakin banyak barang yang dibeli, semakin banyak pula limbah yang dihasilkan, baik dari produk itu sendiri maupun kemasannya.
1. Buat Anggaran Belanja
Tetapkan batas pengeluaran setiap bulan dan prioritaskan kebutuhan daripada keinginan.
2. Tunda Keinginan Berbelanja
Jika tergoda membeli sesuatu, beri waktu beberapa hari sebelum benar-benar memutuskan. Ini bisa membantu menyaring mana yang benar-benar diperlukan.
3. Fokus pada Investasi Diri
Alihkan pengeluaran untuk hal-hal yang lebih bermanfaat, seperti kursus online, membaca buku, atau mengembangkan keterampilan baru.
4. Kurangi Paparan Iklan dan Influencer Konsumtif
Unfollow akun-akun yang terlalu sering mempromosikan gaya hidup konsumtif dan lebih banyak ikuti konten yang mengedukasi tentang keuangan.
Kesimpulan
Gaya hidup konsumtif di kalangan generasi muda memang sulit dihindari, terutama di era digital seperti sekarang. Namun, dengan kesadaran dan pengelolaan keuangan yang baik, kita bisa mengontrol kebiasaan belanja agar tidak merugikan diri sendiri di masa depan. Belanja boleh, tapi jangan sampai dompet jebol hanya demi mengikuti tren!
Latihan Soal IPDN Tryout.id: Simulasi Ujian Berbasis Kompetensi ASN
20 Des 2025 | 54
Latihan soal IPDN tryout.id menerapkan metodologi blended learning yang menggabungkan simulasi digital dengan prinsip pengembangan karakter birokrat. Setiap sesi mencakup 80-120 soal ...
Cara Mengecek Backlink Website dengan Tools Gratis dan Berbayar
3 Maret 2025 | 186
Backlink merupakan salah satu faktor kunci dalam strategi SEO yang dapat meningkatkan otoritas dan peringkat website di hasil pencarian. Oleh karena itu, penting bagi pemilik website untuk ...
Pengaruh Interaksi Kolom Komentar Terhadap Algoritma FYP TikTok 2025
5 Feb 2026 | 22
Mekanisme Algoritma TikTok dan Sinyal Sosial Secara teknis, algoritma TikTok pada tahun 2025 telah berevolusi menjadi sistem yang sangat peka terhadap kedalaman interaksi. Pengaruh ...
Kelebihan Menggunakan WiFi IndiHome dan Promo Paket Pasang WiFi Terbaru
25 Sep 2025 | 400
IndiHome, Solusi Internet Rumah Terbaik di Indonesia Di era digital saat ini, kebutuhan internet sudah menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari. Mulai dari bekerja, belajar, ...
19 Nov 2025 | 84
Layanan engagement organik seperti RajaKomen menawarkan opsi bagi kreator yang ingin mempercepat pertumbuhan awal atau memperkuat social proof. Namun di tahun 2026, penggunaan layanan ...
Liniaji.co.id Penyedia Karpet Masjid Turki dan Lokal dengan Kualitas Terbaik dan Terpercaya
15 Okt 2021 | 1041
Karpet adalah salah satu alas furniture yang memiliki berbagai macam fungsi. salah satunya adalah sebagai alas untuk sholat di masjid atau musholah. Selain sebagai alas karpet juga bisa ...