

Di tengah penyebaran COVID-19, penyedia layanan Gojek dan Grab telah menerapkan layanan pengiriman makanan tanpa kontak untuk menghindari penularan virus Corona dari manusia ke manusia.
Hal ini tentu memiliki tujuan agar para pengguna layanan food delivery tidak terkena wabah virus Corona, meski memesan makanan dari luar. Karena kondisi saat ini, semuanya sedang lock down dan pemerintah berharap agar masyarakatnya melakukan aktivitas di rumah saja.
Fitur layanan pengiriman makanan tanpa kontak ini diharapkan dapat mendukung pelanggan yang melakukan karantina sendiri dan menjaga jarak sosial, namun memungkinkan mereka untuk tetap menerima makanan segar yang dikirim ke rumah mereka.
Adapun cara Untuk memesan pengiriman makanan tanpa kontak melalui GoFood, pelanggan diharuskan menggunakan pembayaran tanpa uang tunai seperti GoPay atau PayLater. Setelah makanan tiba di lokasi pelanggan, mereka harus ngobrol dengan pengemudinya agar meletakkan makanannya di depan gerbang,pintu, atau loby pelanggan.
Komunikasi tersebut bisa dilakukan via teks dengan mengetik pesan atau memilih dari pesan template yang sudah disediakan Gojek untuk memberi tahu pengemudi bahwa mereka ingin agar pesanan tersebut tanpa kontak.
Di samping, mempraktikkan pengiriman tanpa kontak, GoFood berencana akan meningkatkan keamanan dengan menyediakan kartu suhu tubuh yang menginformasikan kepada pelanggan tentang suhu tubuh semua orang yang terlibat dalam proses persiapan makanan. Mulai dari juru masak, petugas kasir dari merchant yang bermitra, serta pengemudi yang mengantarkan makanan pesanan pelanggan.
Kompetitor GoFood, GrabFood, juga menawarkan pengiriman makanan tanpa kontak dengan langkah yang serupa. Pelanggan bisa memilih pemesanan makanan tanpa kontak dan bisa membayarnya dnegan OVO atau uang tunai yang dimasukkan langsung ke dalam amplop. Selain itu, pelanggan juga bisa meminta pengemudi untuk meletakkan makanan pesanannya dengan jarak 2 meter dari mereka.
Menelusuri Jejak Arkeologi Islam Misteri di Balik Bangunan-Bangunan Bersejarah
31 Mei 2024 | 722
Sejarah Islam memiliki jejak yang kaya dan mendalam di banyak tempat di dunia. Salah satu cara untuk menelusuri jejak arkeologi Islam adalah melalui bangunan-bangunan bersejarah yang ...
Hati-hati Menggunakan Masker, Berikut Tips yang harus Anda Ketahui
20 Maret 2020 | 2117
Saat ini, sedang marak pembahasan corona virus di Indonesia, bahkan di seluruh belahan dunia. Munculnya wabah virus corona ini membuat manusia lebih berhati-hati dalam beraktivitas di luar ...
Cara Merawat Kulit Kering Dan Sensitif
23 Sep 2019 | 1431
Cara Merawat Kulit Kering Dan Sensitif - Apakah Anda pernah merasakan tanda kulit bermasalah setelah menggunakan produk-produk kecantikan? Jika iya, bisa jadi tipe kulit Anda ...
Optimalisasi Kampanye Media Sosial untuk Meningkatkan Visibilitas dan Reputasi Brand
11 Des 2025 | 30
Kampanye media sosial kini menjadi tulang punggung strategi pemasaran digital bagi banyak bisnis, baik skala kecil, menengah, maupun besar. Di tengah persaingan yang semakin kompetitif, ...
Mahasiswa Cuma Datang Kuliah Pulang? Atau Justru Jadi Penggerak Masa Depan Kampus?
25 Des 2025 | 27
Selama ini masih banyak yang memandang mahasiswa hanya sebagai penerima kebijakan kampus, padahal realitanya jauh lebih besar dari itu. Peran mahasiswa dalam pembangunan kampus bukan ...